Wednesday, January 18, 2017

Reviewed by a mustova on Wednesday, January 18, 2017 Rating: 5

- MURAL ART 3D -
 
Fak The ... Reviewed by a mustova on Wednesday, January 18, 2017 Rating: 5

Fak The ...

Rasa memburu bak ingin membunuh
Mencabik raungmu yang terdengar luruh
Ramai dibelakang kau diam dihentak
Berucap dongeng hanya ingin merusak

Kau sampaikan surat yang salah
Pikiran kau rusak dan slalu kau acak
Menarik mereka padamu tuk berpihak
Dan ku nobatkan kau sebagai perusak

Kau bersembunyi dibalik percaya
Menarik simpati tuk memperdaya
Bermodal cerita sendu kau merayu
Ber-makeup dinding tak punya malu

Ramai dibelakang kau diam dihentak
Berucap dongeng hanya ingin merusak


Sunday, March 6, 2016

Terikat Ikat Reviewed by ehcrazy moment on Sunday, March 06, 2016 Rating: 5

Terikat Ikat

Dibawah sistem yang terikat
Dibawah sistem yang menyesat
Tersudut hatimu layu
Terhimpit jiwamu sendu

Diatas kertas terselip kamu
Dengan tinta hitam itu kamu
Berkutik sedikit kau dipecat
Menuntut sedikit kau dituntut

Harusnya mampu kau merobek
Menyulut api demi bakar otoriter
Pecahkan karya yang dipropaganda
Agar tak berkarat dan kau sekarat

Wednesday, October 28, 2015

#MelawanAsap Bersama Shopee Indonesia Reviewed by ehcrazy moment on Wednesday, October 28, 2015 Rating: 5

#MelawanAsap Bersama Shopee Indonesia


Shopee adalah sebuah aplikasi mobile yang memudahkan siapapun untuk MENJUAL atau MEMBELI apapun langsung dari ponsel.
Jual Belinya hanya dalam 30 detik. Kapanpun dan dimanapun.
Selain itu:
•Pengguna bisa langsung mulai jualan dalam 30 detik.
•Belanja di Shopee dengan fitur Chat.
•Belanja aman dengan Garansi Shopee.
•Tidak ada biaya pendaftaran atau komisi penjualan.


Dan hari ini, Shopee Indonesia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bergerak dan membantu saudara-saudara kita yang saat ini masih bergelut dengan kabut asap baik mereka yang ada di Sumatera maupun Kalimantan. Hingga saat ini mereka masih #MelawanAsap dan tidak tahu sampai kapan akan berhenti.

Shopee Indonesia lakukan adalah dengan memberikan donasi Masker N95 senilai Rp 100,000,000 dan kegiatan ini ingin melibatkan sebanyak mungkin rakyat Indonesia untuk berpartisipasi.
Cara yang dilakukan untuk berpartisipasi adalah dengan download aplikasi Shopee baik di
Apple App Store ( http://www.openabout.com/aff_c?offer_id=44&amp%3Baff_id=20 )
atau Google Play Store ( http://www.openabout.com/aff_c?offer_id=42&amp%3Baff_id=20 ) untuk android.

Setelah itu cari akun dengan nama "@ShopeeID" dan temukan produk "Masker N95 - #MelawanAsap". Berbeda dengan pembelian produk pada umumnya, button "Beli Sekarang" kali ini sebagai bentuk donasi yang mana masker akan sepenuhnya disumbangkan. 1 masker dihargai Rp 1,000 dan boleh membeli sebanyak-banyaknya sebagai bentuk sumbangan.

Mari #MelawanAsap!!!

Wednesday, October 7, 2015

Jangan Berpikir Buruk Reviewed by ehcrazy moment on Wednesday, October 07, 2015 Rating: 5

Jangan Berpikir Buruk

"Pernahkah kamu merasa dunia tak berpihak padamu? Jangan berpikir buruk. Mungkin dunia sedang menangisi dirimu karena tingkahmu."

"Ketika ada manusia yang tidak menghargai dirimu sebagaimana kamu telah menghargainya? Jangan berpikir buruk. Mungkin karena kamu belum bisa menghargai dirimu sendiri."

"Ketika kamu merasa berada dititik jenuh dan semua orang menjauh. Jangan berpikir buruk. Mereka memberikan waktu untuk kamu berpikir bahwa ada tempat yang lebih tepat untuk kamu mengadu.'

Saturday, October 3, 2015

Tak Kunjung Terbaca Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, October 03, 2015 Rating: 5

Tak Kunjung Terbaca

Tertatih didalam gelapnya malam
Menahan rindu bergelora menusuk bagian dalam
Sadari hati yang tak mungkin bersatu
Segenap jiwa dan raga mencobapun tak mampu

Aku merasa seperti sebuah buku lusuh
Tersampul rapih berharap sentuh
Penuh cerita namun tak kunjung terbaca
Berharap kau datang tuk membukanya
Dan kau sadar sesadar-sadarnya tanpa perlu mengira-ngira

Akankah matamu terbuka nanti
Bersama cinta yang tak pernah mati ini

Sunday, July 12, 2015

Gini... Reviewed by ehcrazy moment on Sunday, July 12, 2015 Rating: 5

Gini...

"Lebih baik jujur didepan, ketimbang berpahit-pahitan dibelakang."

Saturday, July 11, 2015

Jika Bukan Aku, Sadarkan Aku Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, July 11, 2015 Rating: 5

Jika Bukan Aku, Sadarkan Aku

Mungkin saat ini aku masih saja tertidur dan bermimpi, aku belum tersadar akan apa yang diharapkan bumi kepada langit bahwa itu terlalu tinggi.
Bulan gerhana yang selalu mencoba mendekati matahari untuk sekedar menjadi purnama bagi bumi.
Seorang musafir hina, yang tak pantas singgah, bahkan untuk bersemayam di rumah yang mulia.
Jatuh cinta itu baik, tapi tahu diri itu lebih baik.
Bukan tak ada perjuangan ataupun pengorbanan, bukan pula tak ada kekuataan untuk berjalan.
Tapi karena hati tak bisa dipaksakan. Sekalipun bisa, itu hanya sementara duduk tak tenang dan sulit untuk nyamannya rebahan.
Berdoa tiada henti kepada Sang Pencipta yang hakiki;
"Jika ini jalanMu untukku, bimbinglah aku. Jika ini bukan jalanMu untukku, sadarkanlah aku."
Aamiin...
>)
Tanda Tanya Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, July 11, 2015 Rating: 5

Tanda Tanya


Adakah yang lebih syahdu selain meramu rindu dalam doa?
Seorang biasa jatuh cinta pada langit jingga, mengeja warna senja, menafsirkan segala rasa.
Aku, bocah yang senang mewarnai gambar hati, dengan rapih.

Untukmu, aku menjelma mentari pagi. Kuterangi hatimu nan digelapkan kenangan, kucoba meriangkannya diam-diam.
Wahai, perempuan berkudung rindu, mata sayu, lelahnya dijarah sendu. Bolehkah aku mengetuk pintumu?

Isi kepalaku penuh dengan tanya, kemarin lusa kutanyakan perihal rasa kau jawab sama.
Ku biarkan hati bersabar dalam ketidakpastian, biar tanya tersiksa rindui jawabnya. Aku hanya puan yang tak gentar menegak harap.
Jangan tanya kapan lengan ini lelah menulis puisi, selama senyummu masih setia pada pagi yang membangunkanku dan mengiri setiap langkah kakiku.


:>

Saturday, June 27, 2015

Sabtu Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, June 27, 2015 Rating: 5

Sabtu

Sabtu, aku berlindung dari godaan rindu yang memburu. Aku takut.
Karena masih saja mentari ini merayu ku memberikan hangat yang pas, tak jua ku doakan dirimu tuk beri hangat yang pantas. Itu semua terjadi begitu saja.

Tapi,
Acapkali ku bertandang ke rumahmu yang sunyi, pintumu senantiasa terkunci.
Segera kucari hingga ku berjelaga ditepian sunyi yang mungkin membantu takdir untuk terungkap.

Ketika cemas memenjara hati; kamus pikir tak berisi, dan huruf-huruf yang kueja enggan--mungkin penaku habis tinta, mungkin.
Tapi itu tak lama, karena pena ini mencurahkan tinta pada tepi tubuhmu, sebab adil itu; membiarkan puisi menagih rindu.

Nyonya, bisakah kau baca rindu ini. Rindu yang selalu tertuju padamu.
Bacalah dengan hati, semua puisi dan rindu yang ada adalah ungkapan sebuah jiwa,
Ia tercipta karena engkau juga, cinta.

Jika rinduku tak terbaca.
Mungkin jika kau lelah dan ingin berlalu pergi, itu salahku menulis rindu dengan braille, karena aku telah buta oleh cinta.

Dalam cuaca yang tanda tanya, wajahmu tak pernah selesai kubaca. Selalu menemani lalu lintas sepi: hidupku.
"Kamu; puisi yang tak pernah selesai kubaca karena setiap hurufnya membuatku semakin jatuh cinta."
Semacam perihal embun yang tak lupa bersyukur pada mentari, perihal rinduku yang tak lekas berhenti.

Sungguh,
Aku ingin bersarang di nafasmu.

Seumur hidup, baru kali ini tak ada lelah saat kuharus hidup dalam uniknya kisah ini. Sebab cintamu ialah doa yang terpintal indah.

Jika ku pelihara sepi, maka kaulah waktu.
Bersamamu, memeluk hening, mencumbu pilu.
"Bersamamu; waktu tunduk berpihak. Menjelma bara yang menghangatkan dan mengabadikan, pelukan."

Kebersamaan,
Selalu kumohonkan,
Mendampingimu, melakoni rumitnya kehidupan sampai ke depan pintu gerbang kemenangan.

>)