Saturday, October 26, 2013

Kebahagiaan Bukan Hanya Tentang Uang (Sebuah Kisah Tentang Korupsi) Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, October 26, 2013 Rating: 5

Kebahagiaan Bukan Hanya Tentang Uang (Sebuah Kisah Tentang Korupsi)


Ada seorang ibu penjual kue yang selalu menggelar dagangannya di pojok kompleks. Kuenya kelas jajan pasar. Dari Gemblong hingga Lupis Jawa. Kuenya cukup enak dan tentu saja murah.

Yang menarik adalah, si ibu tampak seperti orang paling gembira di dunia. Penghasilannya per hari tak lebih dari uang jajan anak yang sekolah di SMA swasta. Cuman 20 s/d 40 ribu per hari. Namanya Bu Minah

"Ibu kok tampak bahagia sekali sih hidupnya," tanyaku.
"Yah yang penting kan cukup makan, anak-anak saya semuanya sudah mentas (nikah, bahasa Jawa, red)," ujar Bu Minah.

Dia lalu bercerita kalau dia punya empat anak, suaminya sudah meninggal semenjak anak bungsunya baru berusia 6 bulan. Selama itu pula dia menghidupi anak-anaknya dengan berjualan kue.

Bu Minah amat senang diajak berbicara. Dia bahkan bilang kalau negeri ini bebas dari korupsi, maka tak perlu lagi ada yang miskin. "Indonesia negara kaya. Kalau pemimpinnya jujur dan tidak korupsi, rasanya kita tidak perlu lagi bekerja keras kalau hanya sekedar untuk cukup makan," kata dia.

Dia lalu bercerita bahwa sedari kecil anak-anaknya selalu diajarkan untuk mencari uang sendiri dengan cara yang halal. "Yakinlah mas, kalau kita mau mencari, maka semua rejeki halal itu bakal datang karena sudah digariskan Tuhan.

"Waduh, Bu Minah update juga nih. Omongannya sampai ke soal korupsi segala," semburku sembari mengunyah roti goreng yang dicocol kelapa muda bertabur gula.

"Yee, jangan salah. Empat anak ibu sekarang semuanya sudah kerja. Sudah tidak tinggal lagi dengan ibu," katanya.

"Kerja dimana bu?"

"Yang sulung di KPK, nomer dua di Mabes Polri, nomer tiga di Gedung Bundar Kejaksaan dan yang bungsu baru setengah tahun ini di BPK," kata dia bangga.

"Wow, hebat banget yah bu," kagumku.

"Ya iya lah, empat-empatnya kan sekarang jualan kue di sana."
 he he he..
__________________________
Created Ideas by: Adolf Ayatullah Indrajaya

0 Leave a comment: