Tuesday, October 29, 2013

Wanita Itu... Reviewed by ehcrazy moment on Tuesday, October 29, 2013 Rating: 5

Wanita Itu...



Seorang wanita yang telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga ialah sebuah kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita pahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan, dan jika kita mencoba untuk melukiskan wanita demikian itu, iapun akan menghilang seperti kabut.

  Hati nurani wanitapun tidak berubah oleh waktu dan musim, bahkan jika mati, hati itu takkan hilang. Karna hati seorang wanita itu seperti sebidang tanah yang berubah jadi medan pertempuran, dan batu-batu memerah oleh darah dan bumi ditanami dengan tulang-tulang dan tengkorak-tengkorak, ia akan tenang dan diam, seolah tiada sesuataupun yang terjadi.

Saturday, October 26, 2013

Kemarin, Hari Ini dan Esok Hari Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, October 26, 2013 Rating: 5

Kemarin, Hari Ini dan Esok Hari


Masa remaja penuh dengan segala kesenangannya, dan tentu menyesalkan bila berlalunya semua itu. Kalian akan berbicara tentang tahun- tahun antara masa kanak-kanak dan masa remaja sebagai masa keemasan yang bebas dari masa duka dan segala aturan. Tapi dia akan menyebutnya sebagai masa duka yang membisu, yang jatuh seperti derita kedalam hatinya dan tumbuh bersamanya, dan tak dapat mencari jalan keluar kedalam dunia yang jauh dari kepahitan.

Setiap kali ia memejamkan matanya, dan menyaksikan keluarga yang rukun, tentram dan bahagia, dan juga menyaksikan teman-teman nya yeng berselimutkan kemenangan yang sedang mencoba menggapai langit. Setiap kali ia menutup telingannya dari kebisingan, ia mendengar suara canda tawa yang penuh kebahagiaan.

Seluruh kebahagian yang dibicarakan ini, yang ia rindu untuk melihatnya. Dan ketika ia melihat burung yang terbang bebasnya dilangit yang lapang, itu membakar khayalnya, menjalin jaring-jaring keputusasaan diseputar hatinya. Dan disetiap kali ia pergi dari khayal itu, ia pulang dengan perasaan kecewa tanpa mengerti apa sebabnya, ia merasakan penderitaan, namun ia tak tahu mengapa ia menderita. Kata orang;

**Ketidak mengertian membuat orang hampa, dan kehampaan membuat orang tak perduli.** 

Boleh jadi demikian bagi yang hidup bagai tak bernyawa.
Karna dirinya tercabik-tercabik oleh dua kekuatan.

Yang pertama; mengangkatnya dan menunjukkan padanya keindahan dengan impian dan cita-cita.
Yang kedua; mengikatnya dibumi dan menaburkan debu kedalam matanya serta mengukungnya dengan ketakutan-ketakutan dan kegelapan-kegelapan. 

Jiwa sang anak yang berulang-ulang tertimpa derita adalah separti bunga yang baru mekar. Ia bergetar dalam hembusan angin, membuka hatinya bila fajar pagi tiba dan menguncupkan kembali daun-daunnya ketika datang bayang-bayang malam. Jika anak itu tidak punya kesibukan atau kawan atau rekan-rekan bermain, hidupnya akan seperti sebidang penjara sempit tempat ia tak melihat apapun selain jaring laba-laba dan tidak mendengar apapun kecuali dengung serangga. Kesedihan yang mengganjal hatinya dimasa itu bukanlah karna dia kekurangan hiburan, karna dia bisa memperolehnya; juga bukan lantaran tak punya teman, karna diapun bisa memperolehnya.

Kesedihan itu disebabkan oleh suatu rasa yang sulit dimengerti orang lain dalam hatinya yang membuatnya suka menyendiri. Rasa  itulah yang membunuh hasrat dalam dirinya terhadap permainan dan hiburan. Rasa itulah yang menyingkirkan sayapnya dari pundaknya dan membuatnya seperti kolam air diantara gunung-gunung yang membayang pada permukaanya yang tenang itu.

Suatu saat dia akan mendaki kembali sebuah puncak yang pernah ia daki sebelumya dalam hidupnya yang membangkitkan pengetahuan dalam dirinya dan membuatnya memahami perubahan-perubahan manusia. Dan suatu saat dia akan lahir kembali dan kisah hidupnya akan tetap tinggal bagai lembaran kosong dalam hidupnya. Kecuali, jika ia bisa lahir kembali.
Kata Orang Bijak Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, October 26, 2013 Rating: 5

Kata Orang Bijak





Kata orang bijak...
Hidup itu bagai skripsi, karna kita pasti membuat kesalahan dan kita selalu punya kesempatan untuk merevisinya.

Kata orang bijak...
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu. Dan teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu. Dan teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.

Karena...
Bukan saatnya kamu mengeluh ketika hancur dan bukan saatnya kamu berhenti ketika tejatuh.
Dari itu tetaplah terjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu.

Kebahagiaan Bukan Hanya Tentang Uang (Sebuah Kisah Tentang Korupsi) Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, October 26, 2013 Rating: 5

Kebahagiaan Bukan Hanya Tentang Uang (Sebuah Kisah Tentang Korupsi)


Ada seorang ibu penjual kue yang selalu menggelar dagangannya di pojok kompleks. Kuenya kelas jajan pasar. Dari Gemblong hingga Lupis Jawa. Kuenya cukup enak dan tentu saja murah.

Yang menarik adalah, si ibu tampak seperti orang paling gembira di dunia. Penghasilannya per hari tak lebih dari uang jajan anak yang sekolah di SMA swasta. Cuman 20 s/d 40 ribu per hari. Namanya Bu Minah

"Ibu kok tampak bahagia sekali sih hidupnya," tanyaku.
"Yah yang penting kan cukup makan, anak-anak saya semuanya sudah mentas (nikah, bahasa Jawa, red)," ujar Bu Minah.

Dia lalu bercerita kalau dia punya empat anak, suaminya sudah meninggal semenjak anak bungsunya baru berusia 6 bulan. Selama itu pula dia menghidupi anak-anaknya dengan berjualan kue.

Bu Minah amat senang diajak berbicara. Dia bahkan bilang kalau negeri ini bebas dari korupsi, maka tak perlu lagi ada yang miskin. "Indonesia negara kaya. Kalau pemimpinnya jujur dan tidak korupsi, rasanya kita tidak perlu lagi bekerja keras kalau hanya sekedar untuk cukup makan," kata dia.

Dia lalu bercerita bahwa sedari kecil anak-anaknya selalu diajarkan untuk mencari uang sendiri dengan cara yang halal. "Yakinlah mas, kalau kita mau mencari, maka semua rejeki halal itu bakal datang karena sudah digariskan Tuhan.

"Waduh, Bu Minah update juga nih. Omongannya sampai ke soal korupsi segala," semburku sembari mengunyah roti goreng yang dicocol kelapa muda bertabur gula.

"Yee, jangan salah. Empat anak ibu sekarang semuanya sudah kerja. Sudah tidak tinggal lagi dengan ibu," katanya.

"Kerja dimana bu?"

"Yang sulung di KPK, nomer dua di Mabes Polri, nomer tiga di Gedung Bundar Kejaksaan dan yang bungsu baru setengah tahun ini di BPK," kata dia bangga.

"Wow, hebat banget yah bu," kagumku.

"Ya iya lah, empat-empatnya kan sekarang jualan kue di sana."
 he he he..
__________________________
Created Ideas by: Adolf Ayatullah Indrajaya

Friday, October 25, 2013

Hari Esok Reviewed by ehcrazy moment on Friday, October 25, 2013 Rating: 5

Hari Esok






Roda-Roda kehidupan terus berjalan dan kau masih terpuruk dalam nama kehancuran.
Dibalik senyummu yang tiada beban aku tahu, kamu berada dalam belenggu kesedihan.

Ya…
Hidup ini memang penuh dengan lika-liku yang tiada teratur halnya seperti buku.
Namun, ini adalah kenyataan hidup yang harus dijalani juga dihadapi.

Karena…
Tiada kemenangan tanpa pengorbanan dan tiada bahagia tanpa ada penderitaan.

Karena…
Matahari esok akan menyambutmu, jangan kamu berdiam membisu dan terpaku.
Dan jangan biarkan gelap membelenggumu, karena terang akaan datang menyalakan api kehidupan.

Lalu…
Sambutlah hari esok bukalah pintu yang baru untuk kau siap arungi waktu yang baru.


Di Balik Bayangan Reviewed by ehcrazy moment on Friday, October 25, 2013 Rating: 5

Di Balik Bayangan





Aku mencintaimu dari hati tanpa ada rasa lelah dihatiku.
Ingin ku habiskan sisa hidupku bersamamu hingga ku terlelap dalam akhir waktu yang hentikan nafasku.
Perpisahan yang tak pernah aku inginkan adalah rasa cintaku pada dirimu.
Yang memalingkanku dari bayang gelap dan menjadikannya indah bagai cahaya yang menyinari hidupku.

Dan kini ku merasa didalam bayangan yang menyaksikan keindahan dari balik awan.
Berharap tuk ku dapat memeluk tubuhmu walau dalam angan dan harapan.


Wednesday, October 23, 2013

Percayalah... Reviewed by ehcrazy moment on Wednesday, October 23, 2013 Rating: 5

Percayalah...



Jangan terlalu lama bertanya tentang diri.
Jika akhirnya malah terpuruk dan mati.

"Tiada yang sempurna di dunia, namun semua dapat diupayakan menjadi lebih baik."

Maka begini saja.
Bermimpilah seperti apa yang ingin kamu impikan.
Lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan.
Berbahagialah sekarang jangan menunggu kebahagiaan datang.
Tebarkan manis senyummu kepada semesta yang mengelilingi kehidupanmu.
Bersikap ramah dan hangat kepada setiap yang dekat.
Tersenyum, tertawa, ceria, dan berbahagia atas keadaan apapun yang dirasa.

"Rencana Tuhan adalah kebaikan atau jalan menuju kebaikan."

Maka jangan rendahkan diri.
Jadikan iri sebagai motivasi perbaikan diri.
Tak ada diri yang lebih baik, selain dirimu sendiri.

Berbahagialah atas anugerah kehidupan yang Tuhan berikan.
Bersabar dan bersyukur adalah kawan terbaik untuk menjalani kehidupan.

Sabar adalah mengupayakan perbaikan.
Sementara syukur adalah menerima apapun keputusan akhir yang Tuhan berikan.

"Jadilah salju dalam gurun. Berani beku dalam terik. Berani putih dalam gersang. Aku percaya engkau bisa. Karena engkau, berbeda...."

Tuesday, October 22, 2013

Diary Of Past Reviewed by ehcrazy moment on Tuesday, October 22, 2013 Rating: 5

Diary Of Past



Tercekam dalam kepedihan hati yang terpatahkan terali cinta didalam hati.
Mencoba lupakan semua kenyataan hingga tak mampu melihat seluruh tragedi.
Hari-hari siang dan malam seakan memangsa dari cerita masa lalu yang tercipta indah antara mimpi dan cinta.  
Yang membawa jiwa terkubur jauh dalam derita, karena tersesat dalam kesedihan dan angan-angan.
Menemukan ketentraman dalam kesedihan dan mengutuk jiwanya yang telah terhancurkan.

"Seperti seekor rusa yang terluka pedih yang tinggal dalam gua hingga ia sembuh atau mati.
Seperti seekor burung yang terluka lalu tertembak mati oleh seorang pemburu mangsa."