Sunday, July 12, 2015

Gini... Reviewed by ehcrazy moment on Sunday, July 12, 2015 Rating: 5

Gini...

"Lebih baik jujur didepan, ketimbang berpahit-pahitan dibelakang."

Saturday, July 11, 2015

Jika Bukan Aku, Sadarkan Aku Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, July 11, 2015 Rating: 5

Jika Bukan Aku, Sadarkan Aku

Mungkin saat ini aku masih saja tertidur dan bermimpi, aku belum tersadar akan apa yang diharapkan bumi kepada langit bahwa itu terlalu tinggi.
Bulan gerhana yang selalu mencoba mendekati matahari untuk sekedar menjadi purnama bagi bumi.
Seorang musafir hina, yang tak pantas singgah, bahkan untuk bersemayam di rumah yang mulia.
Jatuh cinta itu baik, tapi tahu diri itu lebih baik.
Bukan tak ada perjuangan ataupun pengorbanan, bukan pula tak ada kekuataan untuk berjalan.
Tapi karena hati tak bisa dipaksakan. Sekalipun bisa, itu hanya sementara duduk tak tenang dan sulit untuk nyamannya rebahan.
Berdoa tiada henti kepada Sang Pencipta yang hakiki;
"Jika ini jalanMu untukku, bimbinglah aku. Jika ini bukan jalanMu untukku, sadarkanlah aku."
Aamiin...
>)
Tanda Tanya Reviewed by ehcrazy moment on Saturday, July 11, 2015 Rating: 5

Tanda Tanya


Adakah yang lebih syahdu selain meramu rindu dalam doa?
Seorang biasa jatuh cinta pada langit jingga, mengeja warna senja, menafsirkan segala rasa.
Aku, bocah yang senang mewarnai gambar hati, dengan rapih.

Untukmu, aku menjelma mentari pagi. Kuterangi hatimu nan digelapkan kenangan, kucoba meriangkannya diam-diam.
Wahai, perempuan berkudung rindu, mata sayu, lelahnya dijarah sendu. Bolehkah aku mengetuk pintumu?

Isi kepalaku penuh dengan tanya, kemarin lusa kutanyakan perihal rasa kau jawab sama.
Ku biarkan hati bersabar dalam ketidakpastian, biar tanya tersiksa rindui jawabnya. Aku hanya puan yang tak gentar menegak harap.
Jangan tanya kapan lengan ini lelah menulis puisi, selama senyummu masih setia pada pagi yang membangunkanku dan mengiri setiap langkah kakiku.


:>